Tentang Aglofologi
Aglofologi adalah studi yang menggabungkan analisis tulisan tangan dengan identifikasi perilaku untuk memahami kesesuaian karakter individu. Istilah ini berasal dari gabungan kata “aggregation” (pengelompokan atau kolaborasi) dan “phology” (studi). Jadi, secara sederhana, aglofologi adalah ilmu yang mempelajari pengelompokan karakter seseorang berdasarkan tulisan tangan dan perilakunya.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai aglofologi:
Studi Karakter:
Aglofologi berfokus pada pemahaman karakter individu melalui analisis tulisan tangan dan analisis perilaku. Aglofologi mengidentifikasi karakter keseluruhan berjumlah 12.096 karakter.
Aglophology focuses on understanding individual character through handwriting and behavioral analysis. Aglophology identifies a total of 12,096 character traits.
Dari karakter sejumlah 12.096 dibagi kedalam 2 kelompok besar karakter, kelompok karakter A dan kelompok karakter B merupakan kelompok karakter yang berlawanan atau saling toxic satu sama lainnya.
12,096 characters are divided into 2 large character groups, character group A and character group B are character groups that are opposite or toxic to each other.
Kelompok A maupun kelompok B memiliki tingkat kecocokan satu sama lainnya, yang diklasifikasi ke dalam 1 hingga 10 tingkat kecocokannya.
Both Group A and Group B have different levels of compatibility with each other, which are classified into 1 to 10 levels of compatibility.
Gabungan Disiplin Ilmu:
Ini adalah pendekatan interdisipliner yang menggabungkan aspek grafologi (analisis tulisan tangan) dengan pemahaman perilaku (aglomelogi).
Identifikasi Kesesuaian:
Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi kesesuaian atau kecocokan antara karakter seseorang dengan berbagai aspek kehidupan, seperti pekerjaan, hubungan, atau lingkungan.
Pengelompokan Perilaku:
Istilah “aggregation” dalam aglofologi menekankan pada pengelompokan atau kolaborasi, yang mengindikasikan kecenderungan seseorang untuk bekerja sama atau berinteraksi dalam kelompok tertentu.
Sebagai contoh, dalam praktiknya, aglofologi bisa digunakan untuk:
Rekrutmen Karyawan:
Membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kandidat yang paling sesuai dengan budaya perusahaan dan persyaratan pekerjaan.
Pengembangan Diri:
Membantu individu memahami kekuatan dan kelemahan mereka, serta menemukan jalur karir yang paling cocok.
Pemahaman Hubungan:
Membantu dalam memahami dinamika hubungan interpersonal, baik dalam konteks romantis maupun profesional.
Seseorang yang bekerja di bidang yang sesuai karakter (potensi diri) atau passion lebih berpotensi hidup bahagia daripada berkarya tidak sesuai karakter.
Bekerja di bidang yang sesuai dengan passion atau potensi diri memang seringkali dikaitkan dengan kebahagiaan dan kepuasan hidup. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang ia cintai dan kuasai, pekerjaan tidak lagi terasa seperti beban, melainkan sebuah kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi. Hal ini berlaku bagi siapa saja, termasuk para pemuda usia 19-30 tahun yang sedang mencari jalan hidup.
Tim Aglofologi
Berikut adalah beberapa cara terbaik untuk membimbing para pemuda usia 19-30 tahun agar mau berkarya sesuai passion mereka.
- Mengenali Diri Sendiri
- Mendapatkan Contoh Nyata dan Inspirasi
- Ditunjukkan Jalur yang Jelas dan Realistis
Sumber: 087/Grapho/N.

